Kamis, 02 April 2015

peradaban sungai Hoang-Hwo (China)


PERADABAN DI CINA
Peradaban sungai Hoang-hwo (sungai kuning)
1.     kondisi geografis
dari cina utara bermuara di teluk tsii-li
2.     pemerintahan
a.       feodal : kaisar tidak menangani urusan kenegaraan/pemerintahan  karena kaisar dianggap rintisan dewa atau sakral
b.      unitaris : kaisar berkuasa mutlak untuk menangani urusan kenegaraan/pemerintahan
3.     dinasti-dinasti
a.       Dinasti Shang/Hsia
·         ada sistem kepercayaan politheisme dengan dewa tertinggi adalah Shang-Ti
b.      Dinasti Chou
·         menerapkan sistem feodalisme
·         lahir tokoh-tokoh filsafat  seperti Lao tse, Mang tse, Kong Fu Tse
c.       Dinasti Qin/Chiin
·         menerapkan sistem pemerintahan unitarisme
·         membangun the great wall of China
yaitu benteng pertahanan untuk menahan serangan dari negara mongolia. Dibentuk pada pemerintahan kaisar Shin Huang Tie. Panjangnya tujuh kali pulau jawa dengan tebal 8 m, tinggi 16 m. Dibangun selama berabad-abad untuk melindungi dari serangan musuh.
d.      Dinasti Han
·         Di bangun jalan sutera
Yaitu jalu darat yang digunakan para pedagang sutra cina untuk menuju ke asia tengah. Jalur ini tidak aman karena banyak perampok.
·         Mulai berkembang agama buddha & ajaran Kung Fu Tse
·         Dihidupkan kembali sistem feodalisme
e.       Dinasti Tang
·         Berhasil melakukan ekspansi /  perluasan wilayah
·         Kesusastraan & kesenian berkembang pesat seperti Li Tai Po dan Li Yo Chen
f.       Dinasti Yuan
·         Ekspansi cina mengalami puncak perkembangan hingga melakukan ekspansi ke singosari (dibawah pimpinan ubilaikan). Ia mengirim utusan (Meng-I) untuk pergi ke Singosari dan meminta Kertanegara (raja Singosari) untuk takluk, namun ia menolak.
4.      Filsafat
a.       Lao Tse
·         Manusia harus menerima nasib
·         Adanya keseimbangan antara Yin dan Yang
b.      Kong Fu Tse
·         Menekankan pada persoalan pemerintahan dan keluarga
·         Li : adat istiadat
Ren : perikemanusiaan
I : perikeadilan
c.       Meng Tse
·         Rakyat sebagai pusat kekuatan (demokrasi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar