Rabu, 26 Oktober 2016

KONSEP PENGARUH HINDU-BUDDHA DI INDONESIA



11.      Bidang politik
Masa lampau : semenjak hindu budhha datang di indonesia sistem kepemimpinan melalui primus interpares jarang digunakan. Bentuk yang pada mulanya kesukuan menjadi kerajaan. Tidak hanya itu,pewarisan tahta  kerajaan-kerajaan hindu buddha tersebut dilakukan secara turun temurun. Seperti kerajaan Kutai, Tarumanegara, Sriwijaya, Majapahit, dll.
Masa kini : kerajaan-kerajaan masih ada hingga kini, begitu pula cara meneruskannya. Kini cara meneruskan kerajaan secara turun-temurun itu ditiru oleh perusahaan-perusahaan indonesia. Seperti perusahaan batu bara meneruskan usahanya kepada anaknya.
22.      Bidang ekonomi
Masa lampau : kerajaan-kerajaan hindu-buddha yang berkuasa dahulu menerapkan sistem pajak yaitu berupa memberikan upeti seperti hasil panen, perhiasan ,dll kepada kerajaan.
Masa kini : hingga kini, pemberlakuan sistem pajak itu masih diberlakukan di indonesia. Namun, kini pembayaran pajak menggunakan uang, bukan lagi hasil panen.
33.      Bidang sosial
Masa lampau : setelah masuknya hindu-buddha di indonesia, menjadi adanya sistem kasta. Seperti kasta brahmana, kesatria, waisya, sudra
Masa kini : hingga kini, sistem kasta masih digunakan. Seperti adanya stratifikasi sosial yang mengelompokkan masyarakat-masyarakat ke dalam kelas-kelas tertentu secara vertikal. Namun, stratifikasi sosial ini tidak sangat mengikat sepeti sistem kasta. Stratifikasi sosial hanya digunakan untuk status.
44.      Bidang budaya
Masa lampau : semenjak masuknya hindu-buddha di indonesia, kisah-kisah yang ada di indonesia diadopsi dalam bentuk kesenian khas indonesia.seperti kisah mahabharata dan ramayana yang diceritakan melalui pewayangan.
Masa kini : pengaruh hindu buddha masih kental di indonesia. Seperti ditayangkannya serial mahabharata di salah satu stasiun TV di indonesia. Akan tetapi, mahabharata versi indonesia pun juga ditayangkan. Seperti serial “pandawa lima” di salah satu stasiun TV indonesia.

Sabtu, 05 Desember 2015

SEJARAH KONTEMPORER DUNIA (UNI SOVIET)



Tokoh – tokoh :
a.       Lenin
b.      Stalin
c.       Khruschev
d.      Breznev
e.       Gorbachev
f.       Borris Yeltsim
Keadaan Uni Soviet pada saat kepepimpinan :
A.    Lenin
Awal terbentuknya US (Uni Soviet) diawali dengan Revolusi Rusia atau Revolusi Oktober. Revolusi Rusia disebabkan karena :
1.      Kekecewaan terhadap Tsar Nicholas II karena korupsi
2.      Ketidakpuasan kaum Bolshevik atas keterlibatan Rusia terhadap Perang Dunia I. Kaum bolshevik adalah kelompok bersenjata, fundamentalis dan radikal (kelompok garis keras).
3.      Revolusi dikembangkan ke Eropa Timur untuk mendapatkan dukungan. Seperti Kazakhstan, Estonia, Latvia, Bosnia, dll. Sehingga ada kesepakatan untuk mendirikan negara yang bernama “Uni Soviet”.
Yang memimpin Revolusi Rusia adalah Lenin. Sehingga Lenin dikenal sebagai pendiri US. Lenin adalah seorang pengagum Marxisme (Karl Marx) dan memiliki ajaran tersendiri yang dinamai Leninisme. Ajaran intinya yaitu tentang pemerataan (komunis).
B.     Stalin
Stalin adalah seorang pemimpin yang sangat ekstrem. Bukti :
1.      Melakukan pembersihan terhadap orang-orang yang melawan.
2.      Mengendalikan sistem ekonomi politik dan sosial secara terpusat atau sentralisasi.
Stalin juga pengagum Marxisme. Stalin bersifat radikal karena menyatakan bahwa perang tidak bisa dielakkan lagi.
C.    Khruschev
1.      Melakukan destalinisasi, yaitu melenyapkan paham-paham lenin. Dilakukan dengan cara :
·         Di US apabila seseorang melakukan kesalahan, maka akan langsung disampaikan ke publik dan kebaikannya tidak pernah disampaikan.
·         Doktrin (Marxisme) ajaran Lenin dan Stalin disesuaikan dengan perkembangan politik masa itu.
2.      Meredakan ketegangan (detente)
·         Mengemukakan bahwa perang dapat dihindari dan setiap negara dapat menghindari perang.
·         Membuka kemungkinan hidup berdampingan dengan negara-negara lain, sehingga harus terbuka dengan negara lain.
·         Kebijakan Polisentrisme, yaitu kebijakan yang mengharuskan kekuatan komunis tidak terpusat pada satu tempat saja, tetapi dimana-mana.
Krisis rudal kuba : hampir terjadi perang nuklir sehingga Khruschev dijatuhkan dan Breznev diangkat.
D.    Breznev
Breznev adalah pengagum Marxisme. Sehingga Breznev menegeluarkan kebijakan-kebijakan sebagai berikut :
1.      Mengembalikan ajaran Lenin dan Stalin (Restalinisasi).
2.      Menginvasi Rep. Cekoslovakia. Melakukan penyerangan untuk mencegah terjadinya “Reformasi Musim Semi Praha”. Dilakukan supaya Rep. Ceko tetap menjadi penyangga US.
Reformasi Musim Semi Praha adalah pembebasan politik pada masa dominasi US.
3.      Memperketat pengawasan dan melakukan sentralisasi kehidupan sosial=politik-ekonomi.
E.     Gorbachev
Karena komunisme tidak dapat memberikan kesejahteraan bagi US, akhirnya Gorbachev mengeluarkan kebijakan :
1.      Glassnot : keterbukaan pers dan tranparansi lembaga pemerintahan negara.
2.      Perestrolika : mengevaluasi partai sentral komunis menjadi multipartai (restrukturisasi).
F.      Borris Yeltsim
Menjadi presiden disaat US sudah lemah dan bubar. US bubar setelah adanya perjanjian “Belavezha”.
Penyebab US runtuh :
1.      Karena sistem ekonominya mengalami stagnasi.
2.      Karena adanya sentralisasi.
3.      Potensi korupsi besar.
4.      Sistem komunisme tidak bisa menjadi sarana kontrol.

PERANG DINGIN


Perang dingin adalah bentuk ketegangan antara blok barat [Amerika Serikat(AS) ] dan blok timur [Uni Soviet (US)] karena perbedaan ideologi.
Ideologi AS adalah liberal. Dimana ideologi liberal mengutamakan kebebasan individu dalam segala bidang.
Ideologi US adalah komunis. Dimana komunis mengutamakan kebersamaan. Semua adalah milik negara dan dikendalikan oleh pusat. Hak milik pribadi tidak diakui termasuk SDA dan juga SDM pun milik negara.
AS dan US sama-sama memengaruhi negara-negara lain yang sedang berkembang, sehingga banyak negara yang pecah menjadi dua, seperti :
Jerman             : terbagi menjadi Jerman Barat (liberal) dan Jerman Timur (Komunis)
Korea              : terbagi menjadi Korea Selatan (liberal) dan Korea Utara (Komunis)
Jaringan penyebar ideologi :
AS :     1. NATO (pakta pertahanan Atlantik Utara)
2. SEATO (pakta pertahanan Asia Tenggara)
3. METO (pakta pertahanan Timur Tengah)
4. ANZUS (pakta pertahanan Australia dan Selandia Baru)
Tujuan : untuk membendung paham komunis dan menyebarkan ideologi liberal.
US :     Pakta Warsawa
Tujuan : untuk menyebarkan paham komunis.
Perbedaan idelogi liberal dan komunis :
Liberal
·         Sistem ekonomi : liberal-kapitalis (sistem ekonomi yang bebas)
Diserahkan kepada kepentingan perorangan sehingga menimbulkan pertentangan dan ketimpangan. Karena yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin. Harganya tergantung pada fluktuasi harga pasar.
·         Sistem politik : multipartai
Setiap orang boleh mendirikan partai politik.
·         Sistem pertahanan : membuat pakta pertahanan diberbagai wilayah.
·         Negara anggota : AS, Inggris, Kanada, Brazil, dll.
Komunis
·         Sistem ekonomi : sistem etatisme
Sistem ekonomi seluruhnya terpusat / dikendalikan oleh pusat dan hasilnya akan dipakai bersama dan dibagi rata pada seluruh masyarakat.
·         Sistem politik : monopartai
Hanya terdapat satu partai yaitu partai komunis. Kelompok yang berkuasa adalah para pimpinan partai komunis dan demokrasi dibatasi.
·         Sistem pertahanan : sistem pertahanannya terpusat dan hanya ada satu, yaitu pakta warsawa.
·         Negara anggota : US, Kuba, Korea Utara, dll.
Kelebihan dan kekurangan ideologi liberal dan komunis :
Liberal
(+) masyarakatnya memiliki kreativitas tinggi karena memiliki modal.
(--) rawan terjadi monopoli.
Komunis
(+) terjadi pemerataan, sehingga kesejahteraan masyarakat terjamin.
(--) masyarakatnya tidak bisa berkembang, karena semua modal dimiliki pemerintah.